Tampilkan postingan dengan label Lombok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lombok. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Desember 2022

TRAVELLING ASIK DAN MURAH-HIDDEN VILLAGE IN LOMBOK

 TRAVELLING ASIK DAN MURAH-HIDDEN VILLAGE IN LOMBOK

"Love People from your Heart, not from your Mood and Needs"

Oi, Oi, Oi

    Kali ini kita bakal beranjak sedikit jauh nih jalannya. Perjalanan yang sampai saat ini menurutku paling jauh yang pernah ku jalanin. Kalau kalian mau liat secara visualnya bisa berkunjung ke Youtube Latar Bumi. Rencana perjalanan yang terbilang cukup singkat untuk merencanakan detail perjalanannya. H-7 dari hari keberangkatan yang udah lebih dulu ditentukan tempat dan waktu berangkatnya. Gak tau gimana daerah disana, persiapan yang singkat, semoga aja perjalanan kali tetep bisa tercapai tanpa harus ada kendala yang berarti.

    Cari-cari, akhirnya nemu salah satu senior yang mau diajak untuk diskusi terkait jalan-jalan kali ini, kebetulan beliau dari daerah sana juga. Akhirnya terbentuklah rencana perjalanan kali ini. Rencana perjalanan kali ini 3 hari 2 malam untuk mengelilingi beberapa destinasi yang udah coba direncanakan nih. Perjalanan akan dimulai dari Jakarta dengan penerbangan cukup pagi yaa, pkl. 07.00 WIB. Berangkat dari Jakarta di hari Jumat perkiraan akan sampai di Lombok pkl. 10.00 WITA. 

     Pkl. 10.00 WITA, sampai nih di LOMBOK. 

    Dari bandara naik apa? Nah, basic-nya aku senang motoran kalau jalan, jelas aku udah sewa motor di sini. Penyewaan motornya dianter langsung ke bandara, jadi kalian tinggal tunggu aja di bandara dan janjian  ketemuan, biasanya sih kata abangnya titik temunya itu di parkir motor bandara. Oke, udah ketemu nih sama abangnya, udah cek keadaan motor dan sebagainya. Cuss, kita jalan ke destinasi pertama yaaa.

    Udah jelas dan pasti rekomendasi banyak traveller juga nih, Gili Trawangan. Sekitar pkl. 10.30 WITA jalan dari Bandara menuju ke pelabuhan Bangsal (kalau aku gak salah ya sebutin namanya ehehe). Menurut teknologi Google Maps, perjalanan membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam perjalanan untuk sampai ke Pelabuhannya. Di sepanjang jalan kalian bakal menikmati langit yang bersih berwarna biru di arsir dengan putih atau abu-abu awan yang membuat teduh rasanya. Sampai pada perjalanan menurun dipenuhi dengan rindangnya pepohonan, di sekitarannya banyak monkeys pinggir jalan. Kalian butuh hati-hati nih di sekitaran jalanan ini, karna mereka suka di pinggir jalan tiba-tiba dan warnay kadang nyaru karna sinar matahari.

 Gili Trawangan  

 Sekitar pkl. 12.30 WITA, nah ini dia, deg-deg serrrrr, mepet banget sama waktu buat snorkling!! Bakal ditungguin katanya sampai pkl. 13.00 WITA, gak ngejar dooonggg. Terpaksa lepas dong snorklingnya. Yah, yang terpenting penginapan gak ilang yaaa dan mesti nyeberang dulu nih ke Gili Trawangan. Penyeberangan memakan waktu kurang lebih 30 menit dan biasanya ini ada setiap sejam sekali yaa.

     OK!! udah sampai nih di Gili Trawangan. Sebelum ke penginapan, coba samperin agen snorkling yang tadi dihubungi, ternyata bener, ditinggal akhirnya. Tapi, mereka nawarin untuk Sunset Trip, jadwalnya bakal jalan pkl. 15.00 WITA.

    Sip!! Masih punya waktu nih buat siap-siap dan istirahat sebentar. Ambil Sunset Trip aja biar tetep bisa snorkling yaa, untuk harganya Rp 180.000,-/org untuk paketnya juga udah termasuk dokumentasi dari abang guide-nya yaa. Oh iya, untuk tiket penyeberangannya Rp 25.000,-/org menggunakan perahu publik. Cek-cek jarak dari agen ke pegninapan, ternyata kalau jalan gak jauh, tapi karna sudah mereasa butuh segera sampai di penginapan, akhirnya kuputuskan untuk menyewa sepeda untuk pergi ke penginapan. Nah, di sini gak ada penyewaan motor yaa, sebagian besar pengunjung menyewa sepeda atau cukup dengan berjalan kaki aja. Untuk penyewaan sepedanya sendiri itu Rp 50.000,-/ 24 jam dan dikasih kunci sepedanya juga demi keamanan.

     Udah sampai nih di penginapan, rebahan bentar bisa kali yaa sambil trus abis itu siap-siap untuk snorkling. Untuk penginapan yang aku pilih ini, namanya Casus Dream Hotel sampai pada saat aku jalan ini harganya Rp 280.000,- /kmr/malam (semoga gak berubah ya). Untuk penginapan ini kamarnya gak banyak yaa, jadi saranku kalian mesen pegninapannya jangan mepet waktu berangkat yaa takutnya penuh. Sekitar pkl. 14.40 WITA, agen udah manggil nih buat kumpul ada briefing sebelum jalan snorkling bareng sama temen-temen yang lain.


Snorkeling View

   Sunset Trip ini meliputi untuk snorkling berenang bersama penyu (aku terbilang beruntung bisa menikmati ini) lanjut ke ikon bawah air dan sunset di tengah lautan. Sekitar pkl. 17.30 WITA kita sudah di tengah laut untuk menunggu Matahari turun tenggelam dan menikmati hari senja yang tersisa sambil menuju ke pinggir pantai. Pkl. 18.15 WITA akhirnya kita sampai di pinggir pantai dan siap melanjutkan aktifitas masing-masing. 

Sunset Time

    Udah lelah, balik ke penginapan dulu yaa buat bebersih dan istirahat sebentar, baru kita lanjut untuk melihat dunia malamnya di Gili Trawangan. Selesai mandi, udah rebahan sekejap, perut mulai keroncongan nih. Saatnya mencari sesuatu untuk dikonsumsi nih. Pkl. 20.00 WITA, milau mengayuh sepeda untuk melihat acara malam hari yang ada disekitaran Gili Trawangan sambil menuju sebuah Bar yang tadi kita sempat ngobrol nih sama abang guide-nya. Bar yang dibicarakan selalu ramai dan antri untuk bisa dapat tempat duduk sambil menikmati hidangan dengan alunan lagu dari penyanyi yang interaktif banget ke penontonnya nih. Nama Bar-nya adalah Sand Bar, menu yang ditawarkan berkisar Rp 60.000,- sampai 120.000,- (ini kalian udah makan dan minum yaa). Semakin malam, semakin ramai nih pengunjung untuk mencari party malam harinya. Dikarenakan besok harus lanjut lagi motoran mengitari jalanan, kita harus kembali lebih cepat, seselesainya sang penyanyi bertugas sekitar pkl. 22.00 WITA, saat itu jugalah kita kembali ke penginapan dan beristirahat. 

Sand Bar Live Music

  Alarm berdering sekitar pkl. 07.00 WITA, saatnya siap-siap dan beberes untuk melanjutkan perjalanan menuju destinasi berikutnya. Setelah beberes dan siap-siap untuk melanjutkan perjalanan, sempetin buat ambil beberapa video di penginapan untuk bisa buat visualisasi penginapannya di Latar Bumi. Pkl. 08.15 WITA saatnya check-out dan cari sarapan nih buat energi baru. Setelah mencari dan baca-bca rekomendasi makanan lokal yang ada di Gili Trawangan, akhirnya kita pilih buat sarapan di Warung Dewi. Warung Dewi terkenal dengan nikmatnya Ayam Taliwang, letak dari warung makan ini sedikit masuk ke gang dan pas banget berdampingan dengan pasar yang ada di sini. Sayangnya sepagi ini masih belum ada nih Ayam Taliwangnya (kurang beruntung nih). Akhirnya pilih menu yang ada aja, untuk range harganya Rp 25.000,- sampai Rp 30.000,-.

Gili Trawangan

     Setelah makan saatnya pesen tiket penyeberangan kembali nih ke pelabuhan bangsal. Kalian bisa nitip motor yaa di Pelabuhan, ada tempat parkir yang dijaga kok. Untuk parkir dikenakan biaya Rp 10.000,-/hari. Penyeberangan tersedia setiap 1 jam sekali dimulai dari Pkl. 07.00 WITA - Pkl. 17.00 WITA. Karena kita sampainya sudah di Pkl. 09.10 WITA, jadi kita harus menunggu kapal di jam berikutnya. Sembari menunggu, kita nikmatin dulu pantai disekitaran Pelabuhan asik kali yaa.

     Sesampainya di pelabuhan Bangsal, kita langsung lanjut buat ke destinasi berikutnya menggunakan motor yang kita parkir dari kemarin di pelabuhan. Oh iya, untuk pemesanan motor aku pakai dari senior yang ada di sini yaa, kalian juga bisa kok mesen di beliau kunjungi instagram-ku aja di highlight ada kontaknya ya (adipandiangan13). Untuk motor kena biaya Rp 150.000,- untuk 3 hari yaa, tergantung kalian mesennya gimana dan ke agen mana juga yaa. Oke, kita berangkat dari pelabuhan menuju destinasi selanjutnya di daerah desa Sembalun. Menurut Google sih kurang lebih 2 jam perjalanan, kalau kita ada istirahat sih bisa jadi 3 jam yaa.

       Selama di perjalanan kalian bakal di suguhin hijaunya hutan yang rimbun dan masih banyak monyet berkeliaran di tepi jalan, langit biru berhiaskan awan. Setelah menempuh kurang lebih 3 jam perjalan, akhirnya kita sampai di The Gate Rinjani. Penginapan yang deket banget dengan Gn. Rinjani. Untuk Penginapan ini Rp 477.000,-/kmr/mlm, selain kamar ada juga camping ground bagi kalian yang mau ala-ala camping di kaki gunung. Pkl. 14.30 WITA kita sampai di penginapan ke-2 di Desa Sembalun. Kita istirahat dulu sebelum lanjut jalan ke destinasi sekitaran sini yaaa. 

The Gate Rinjani

    Setelah istirahat sekitar 45 menit, kita siap menuju destinasi yang ada di desa Sembalun yaitu Kedai Sawah. Dari penginapan menempuh sekitar 30 menit perjalanan untuk bisa sampai di Kedai Sawah. Saatnya tarik gas lagi kita ke Kedai Sawah sambil nikmati sinar sore matahari di sekitaran perbukitan Sembalun. Sepanjang jalan kalian bakal ketemu sama bukit-bukit hijau seakan kita bukan lagi di Indonesia hehehe. 

    Sekitar jam 4 kurang sampailah di Kedai Sawah, Sembalun. Tempatnya benar-benar di kelilingi sama perbukitan yang menawan. Pas banget nih si kedai sawahnya di tengah-tengah perbukitannya, keren banget pemandangannya. Setelah parkir, kita langsung masuk dan untuk biayanya itu Rp 15.000,- di sini juga banyak warga pengelola yang siap memotret kalian dengan pemandangan menakjubkan jadi latarnya yaa. Ternyata Kedai Sawah itu merupakan taman bunga yang masih terus dikembangkan, ditambah lagi dikelilingi sama kebun buah strawberry. Jadi menurut cerita salah satu warga, banyak juga pengunjung yang datang hanya sekedar untuk memetik strawberry di kebunnya langsung. Jam terbaik kalau kalian mau ke tempat ini ada 2 nih, pagi hari sebelum matahari terbit, dan sore hari menjelang bersembunyinya sang matahari. Kalian tinggal pilih senengnya yang mana ya kan. Suasana sore hari kali ini menurutku oke banget dengan suasana hati, kalau kalian senangnya pagi, bisa loh ke sini buat nikmatin embun paginya. Setelah menikmati turunnya sang matahari, enaknya menutup hari ini dengan segelas kopi. Yok, kita lanjut ke tempat ngopi ke arah balik penginapan.

    Kebon Kupi, ini tempatnya pas banget buat duduk-duduk manis sambil nikmatin sisa senja matahari di balik bukit-bukit desa Sembalun ini. Banyak menu yang bisa kalian pilih di sini ya dan harganya bervariatif. Untuk kali ini kita pesen pisang goreng dan segelas kopi. Oke, kita nikmati dulu kopi dan pisangnya yaa..

Kedai Sawah X Kebon Kupi

    Kelar nih minum kopi, saatnya balik penginapan untuk istirahat yaa..

   Iseng yok, nyoba-nyoba settingan HP untuk nyari-nyari foto malam hari di deket gunung Rinjani. Sempat ngeliat salah satu selebgram, Patrishiela. Dari story-nya di Instagram, iseng nyobain pakai kamera HP sendiri, soalnya belum ada DSLR euy hehehe.. Ternyata bener dong, langintnya bersih banget jadi bintang yang bertaburan di atas sana keliatan euy. Gak paham sih ini termasuk bintang apa yaa, kalian bisa definisi aja sendiri dari foto di bawah nanti. Kelar nyobain cari-cari foto malam hari, saatnya untuk istirahat yaa, udah pkl. 22.00 WITA juga yaaa. Karna besok kita harus ngejar waktu lagi nih ke bandara balik ke Jakarta, jadi butuh jaga kondisi dulu ya. Kita liat besok bakal ada kejutan apa nih pagi-pagi di sekitaran penginapan.

    Pkl. 05.00 kurang lebih udah kebangun aja nih. Saatnya kita coba cari apa bakal ada kejutan nih pagi-pagi deket gunung rinjani. Btw, penginapan ini juga berkat dari story-nya mbak Patrishiela. Nama penginapan ini The Gate Rinjani, kalian bisa search aja di e-commerce pemesanan penginapan yang kalian pakai. Sampai aku menikmati hari di sini, harnya itu Rp 477.000,-/mlm/kmr yaa, ternyata ada pilihan lain juga kalian yang suka camping ala-ala deket gunung. Kita jalan dikit dari deretan kamar-kamar penginapan, ada area camping ground juga ternyata.  Untuk yang camping ground-nya sempat ngecekin harganya berkisar Rp 180.000,- /mlm (semoga gak berubah yaa).


The Gate Rinjani

   Ternyata kejutannya luar biasa nih pagi hari di sekitaran penginapan ini. Ini ada beberapa hasil jepretan di pagi hari sekitar penginapannya yaa. Semoga kalian juga bisa segera kemari unutk nikmatin ini juga.

    Pkl 09.00 WITA, sudah saatnya berangkat ke destinasi terakhir sebelum kembali ke Jakarta pkl. 15.00 WITA. Yap, destinasi terkahir bakal ke Bukit Merese sampingan sama Pantai Tanjung Aan dan deket banget juga kalau mau ke Sirkuit Mandalika, Lombok. Menurut Google, untuk bisa sampai ke Bukit Merese membutuhhkan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan dari penginapan. Oke mari gas ke Bukit Merese.

    Tiba di Bukit Merese pkl. 12.10 WITA. Lumayan mepet nih udahan ke waktu berangkat pulang yaa, kita bentaran aja deh yaa nikmati Pantai Tanjung Aan dan Bukit Meresenya, biar bisa santai nih jalan ke Bandaranya walaupun 30 menit doang dari sini ke Bandara. Oke, jalan ke Bandara pikirin nanti aja kali yaa, nikmatin dulu ini tempatnya sebelum kita benar-benar ninggalin LOMBOK.

Bukit Merese

    Berikut beberapa foto hasil jepretan di Bukit Meresenya yaa, kalau mau full video bisa mampir ke Latar Bumi


Oke, udah pkl. 13.00 WITA, saatnya kita jalan ke Bandara dan balikin sewaan motor kita selama jalan di Lombok. Sekian dulu, semoga masih bisa jalanin tempat-tempat indah di Indonesia. Terima kasih yang udah ngikutin, support terus untuk bisa nulis dan buat video secara konsisten untuk bisa dinikmati bersama.

Sampai di Jakarta pkl. 17.00-an WIB, gak liat jam pastinya heheh...

Jangan lupa corat-coretnya yaa...

SALAM LESTARI!!!



 EXPLORE SUMBAR (SUMATERA BARAT) - Camping at Alahan Panjang "Yang fana adalah Waktu, KITA ABADI" Oi, oi, oi...!!!     D: "yu...